• banner biotek2
  • KRB 2 Abad
  • ISO 2015
  • Pemberian ISO
  • komisi VII DPR
  • rakerbiotek2017
  • kemendes
  • kemendes
  • SDIT At Taufik
  • kerja sama LIPI-NITE
  • balitbangkolaka
  • Kunjungan Bappenas
  • Pemberian ISO
  • Presiden Republik Indonesia Ke-5, Megawati Soekarnoputri, meresmikan pelaksanaan pameran dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Kebun Raya Bogor Ke-200 Tahun, Bogor, 18 Mei 2017
  • Sambutan Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) - LIPI, Dr. Enny Sudarmonowati Pada Acara Migrasi dari ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015 Puslit Bioteknologi LIPI, Cibinong, 27 April 2017
  • Paparan Pimpinan LIPI dan Ketua Komisi VII DPR-RI Pada Acara Science Briefing for Parliament, Cibinong, 25 April 2017
  • Foto Bersama Pimpinan LIPI Dengan Komisi VII DPR-RI di Lokasi Kawasan Science Technology Park (STP) - Cibinong Science Center-Botanical Garden (CSC-BG),Cibinong, 25 April 2017
  • Foto Bersama Peserta Rapat Kerja Tahun 2017 Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Cibinong, 30 Maret 2017
  • Kunjungan Siswa SMA Cisarua ke Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Puslit Bioteknologi LIPI, Cibinong, 1 Maret 2017
  • Kunjungan Penjajagan kerjasama dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ke Kawasan Biovillage LIPI, 23 Februari 2017.
  • Kunjungan SDIT At Taufik Cimanggis - Depok ke Puslit Bioteknologi LIPI serta berkesempatan mengunjungi program Biovillage dan Kebun Plasma Nutfah, 21 Februari 2017
  • Kunjungan dan Pembahasan Rencana Kerja Sama LIPI-NITE di Ruang Rapat Gd. Administrasi Puslit Bioteknologi LIPI, Cibinong, 8 Februari 2017
  • Kunjungan Kerjasama IPTEK Dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara ke Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Cibinong, 17 Januari 2017
  • Kunjungan Deputi Bidang SDM dan Kebudayaan Kementrian PPN / Bappenas ke Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Untuk Melihat Implementasi Kegiatan Meat Milk Pro - LIPI, Cibinong, 17 Januari 2017.
  • Penyerahan Sertifikat Akreditasi SNI ISO/IEC 17025:2008 oleh Prof. Dr. Bambang Prasetya (Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN)) kepada Dr. Ir. Bambang Sunarko (Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI) , Cibinong, 6 Desember 2016
Print

Efisiensi grafting enam genotip ubi kayu hasil seleksi untuk mendukung peningkatan produksi

Efisiensi grafting enam genotip ubi kayu hasil seleksi untuk mendukung peningkatan produksiGrafting (teknik sambung) atau lebih dikenal dengan mukibat ubi kayu merupakan salah satu cara manipulasi genetika ubi kayu dengan cara menyambung genotip ubi kayu biasa untuk target peningkatan produksi dengan ubi kayu racun atau lebih dikenal dengan singkong karet. Efisiensi grafting merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menilai keberhasilan grafting ubi kayu. Sebagai material penelitian digunakan 6 genotip ubi kayu unggul yang berproduksi tinggi, yaitu Adira 1, Mentega 2, dan Baros Kencana dengan umur 9 bulan, serta Apuy, Manggu dan Menti dengan umur 12 bulan. Selain berproduksi tinggi, Adira 1 dan Mentega 2 merupakan ubi kayu tinggi beta karoten yang bisa digunakan sebagai bahan baku untuk mendukung industri mocaf kaya beta karoten. Ada tiga metode grafting yang digunakan yaitu grafting pucuk, grafting tunas dan grafting batang. Hasil yang diperoleh berdasarkan nilai rata-rata persentase hasil grafting yang hidup menunjukkan bahwa yang paling tinggi tinggi tingkat keberhasilan penyambungannya adalah teknik grafting pucuk (96,6 persen), dan diikuti dengan grafting batang (80 persen) dan grafting tunas (60 persen).

Print

FRIABLE EMBRYOGENIC CALLUS (FEC) SEBAGAI MATERIAL PERBAIKAN SIFAT UNGGUL UBI KAYU

hanifitrianiUbi kayu (Manihot esculenta Crantz) atau yang sering disebut dengan singkong atau ketela pohon sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Ubi kayu atau singkong sering diklaim sebagai makanan kedua setelah nasi sebagai makanan yang kaya akan kandungan karbohidrat. Ubi kayu merupakan salah satu tanaman umbi-umbian yang mengandung sumber karbohidrat utama masyarakat Indonesia ke tiga setelah padi dan jagung, serta sebagai bahan baku aneka industri yang terus berkembang. Pada beberapa tempat tanaman ini dapat diolah dan akhirnya menjadi makanan pokok dalam kesehariannya yang kita kenal dengan tiwul.Umbinya mengandung air sekitar 60%, pati 25-35%, serta protein, mineral, serat, kalsium, dan fosfat. Awal mulanya tanaman ini dari Brazil, Amerika Selatan dan telah menyebar ke Asia pada awal abad ke-17 dibawa oleh penjelajah Spanyol dari Mexico ke Philipina. Selanjutnya, menyebar ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini pada mulanya diperkenalkan oleh para penguasa kolonial sebagai tanaman cadangan bila kelaparan.

Print

RAGI SUPER: TEKNOLOGI MOLEKULER BIO-ARMING UNTUK PEMANFAATAN LIMBAH LIGNOSELULOSA MENJADI ETHANOL SEBAGAI PENGGANTI BENSIN

filemonDewasa ini penggunaan serta kebutuhan akan energi sangat luar biasa tinggi. Setiap tahunnya konsumsinya terus mengalami peningkatandrastis. Hal ini disebabkan karena faktor permintaan energi sangat tinggi. Bidang industri dan transportasi mengambil bagian terbesar dalam penggunaan energi. Hal ini berbanding terbalik dengan suplai energi yang dihasilkan dari energi fosil seperti bensin yang terbatas dan tak terbaharui. Peningkatan ini menyebabkan krisis energi baik di dunia dan terkhusus di Indonesia. Penelitian dan pengembangan alternatif energi pengganti bensin banyak dan gencar dilakukan. Ethanol dari golongan biofuel adalah salah satu alternatif energi yang dapat mensuplai kontribusi energi saat ini. Saccharomyces cerevisiae atau yang umum disebut ragi menjadi aspek yang sangat vital dalam produksi bioethanol (Fujita, 2004).

Ragi sebagai mikroorganisme pengkonversi gula dari biomassa limbah lignoselulosa yang tidak terpakai, dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar yang sangat signifikan manfaatnya.Lignoselulosa adalah biomassa yang terdiriatas lignin,selulosa, dan hemiselulosa. Namun kendala dari alternatif energi ini adalah kurang mampunyai sel ragi dalam menghasilkan ethanol karena beragam kondisi fermentasi yang kurang sesuai seperti adanya inhibitor kimia akibat proses treatment limbah biomassa lignoselulosa dan lain-lain.

Baca selengkapnya

Print

PERANAN BIOTEKNOLOGI REPRODUKSI DALAM PENINGKATAN KUALITAS TERNAK

edysopianIlmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dari tahun ke tahun bertambah maju dan berkembang pesat, sehingga berpengaruh terhadap kemajuan teknologi di subsektor peternakan. Teknologi reproduksi mencakup inseminasi buatan (IB), transfer embrio (TE), pemisahan spermatozoa, fertilisasi in vitro (IVF), preservasi dan krioprservasi serta teknologi rekayasa genetik untuk menghasilkan klon-klon ternak unggul, seperti transfer gen, pemetaan genetik, cloning, chimera, dll. Penemuan teknologi dibidang reproduksi ternak tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalahmasalah dan tantangan yang dihadapi subsektor peternakan terutama dalam meningkatkan populasi, produksi dan produktifitas ternak baik secara kualitas maupun kuantitas.

APLIKASI BIOTEKNOLOGI REPRODUKSI

Bioteknologi reproduksi merupakan salah satu aplikasi ruang lingkup bioteknologi peternakan, antara lain meliputi pemuliaan ternak, inseminasi buatan (IB), transfer embrio (TE)dan mikromanipulasi.

Baca selengkapnya

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

annales

biotrends

banner-warta-biovillage

icon-pelatihan-b

icon-kunjunganilmiah-b

icon-pengujianbiotek-b

icon-pembimbingan-b

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI