logo

gedung-adm

Biotechnology for Better Life

Print

Pupuk Organik

Peningkatan mutu intensifikasi selama tiga dasawarsa terakhir, telah melahirkan petani yang mempunyai ketergantungan pada pupuk yang menyebabkan terjadinya kejenuhan produksi pada daerah-daerah intensifikasi padi. Keadaan ini selain menimbulkan pemborosan juga menimbulkan berbagai dampak negatif khususnya pencemaran lingkungan. Oleh karena itu perlu upaya perbaikan agar penggunaan pupuk dapat dilakukan seefisien mungkin dan ramah lingkungan.
Print

Pengembangan Balai Kliring Keamanan Hayati (Biosafety Clearing House ) - Indonesia

Pelaksana : Puspita Deswina, Cahya Ningrum, Anky Zannati, dan Syamsul Hadi

Abstrak

Balai kliring keamanan hayati (Biosafety Clearing House/BCH) tingkat nasional merupakan suatu pusat informasi dalam bentuk situs internet yang berisikan minimal informasi tentang segala aturan terkait, keputusan lintas batas dan keputusan domestik mengenai introduksi produk pertanian maupun produk pangan hasil rekayasa genetika serta analisis resiko yang dilakukan sebelum produk tersebut dilepas. Informasi ini kemudian wajib diserahkan ke sekretariat Konvensi Keaneka Ragaman Hayati untuk dimuat pada BCH internasional yang berkedudukan di Montreal, Canada. Di tingkat nasional LIPI telah mendapat kepercayaan untuk merintis pembentukan dan selanjutnya mengembangkan Balai Kliring Keamanan Hayati melalui surat Menteri Negara Lingkungan Hidup No. B-246/MENLH/2/200. Selain sebagai pusat informasi keamanan hayati tingkat nasional, di masa mendatang Balai Kliring Keamanan Hayati Indonesia diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu jaringan internasional terkait keamanan hayati dan merupakan pintu gerbang bagi institusi yang terkait dengan bioteknologi. Balai atau clearing house ini sangat diperlukan oleh para pihak yang berkepentingan termasuk pelaku, pemakai dan publik awam sebagai pusat informasi sekaligus merupakan pendidikan dan wadah partisipasi publik dalam menjernihkan opini-opini publik tentang produk OHM serta memenuhi prinsip transparansi yang merupakan salah satu dasar pembuatan Protokol Cartagena. Dalam konteks kerjasama kedeputian Ilmu Pengetahuan Hayati, Balai Kliring Keamanan Hayati akan menjadi salah satu ‘node[ES][SQ] dari NBIN (National Biodiversity Information Network).


Print

Pemeliharaan Database Bioteknologi Dan Peningkatan Jaringan Komputer (Lan)

Pelaksana : Tutang, Ario Tutuko Suwarno, Ludya Arica Bakti, Ahmad Saefudin Surapermana, Uus Faisal Firdausi, Esti Baina, dan Suherman

Abstrak

Peranan Teknologi Informasi khususnya yang berkaitan dengan jaringan komputer, internet data sharing, dan browsing data saat ini merupakan kebutuhan. Bahkan untuk kegiatan yang berhubungan dengan penelitian peran TI sangat diperlukan, baik sebagai sumber untuk mencari data dan informasi, maupun sebagai sarana untuk menyediakan data dan informasi yang cepat, tepat dan mudah diakses. Jaringan komputer (LAN) yang baik dan terpelihara merupakan fasilitas untuk menunjang bergai kegiatan terutama sebagai media lalu lintas data dan informasi. Sehingga akan tercipta komunikasi data baik lokal maupun global secara cepat, tepat, akurat dan mudah dalam berburu informasi yang berhubungan dengan IPTEK maupun informasi secara umum. Dengan tersedianya fasilitas seperti Internet, Database Online, E-mail, Website, dan Intranet, tentu merupakan hal yang sangat membantu bagi semua pihak dalam menunjang segala aktivitasnya. Semua fasilitas yang tersedia ini diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal dan seoptimal mungkin agar kegiatan penelitian berjalan baik sesuai dengan perkembangan teknologi itu sendiri.


Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker