• esa unggul
  • kunjungan
  • kapusbiotek
  • apec2019a
  • dputiapec2019a
  • biotekastra-3 1
  • kerjasamabalitri
  • Kunjungan Universitas Esa Unggul Jurusan Bioteknologi ke Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Cibinong- 3 Desember 2019
  • Kunjungan SD Plus Cerdas Alam Rizkia ke Kebun Plasma Nutfah Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Cibinong,10 oktober 2019
  • Pelantikan Dr. Puspita Lisdiyanti M. Agr. Chem sebagai Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI dan Dr. Ahmad Fathoni sebagai Plt. Kabid Pengelolaan Penelitian Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Periode 2019-2024 oleh kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakarta, 10 September 2019.
  • Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Deputy of Life Sciences at Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Perkuat Kemitraan, LIPI Terima Kunjungan Sains PT Astra International, TBK.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi Lipi Jalin Kerjasama Dengan Balai Penelitian Tanaman Industri Dan Penyegar Kementrian Pertanian

bioteknologi update a

seputar biotek web

biotek media

Print

Sel Punca: Harapan Baru Bagi Pasien Gagal Jantung

rochmaSeiring dengan kurangnya stok organ, pengobatan dengan metode terapi mulai menjadi incaran para pasien yang tidak kebagian stok organ. Selain metode terapi dengan menggunakan obat, pasien gagal jantung masih mempunyai kesempatan untuk mengurangi resiko gagal jantung. Saat ini, para peneliti telah meneliti metode pengobatan dengan menggunakan terapiregeneratif sel‐sel punca.Sel punca merupakan sel‐sel yang belum berdiferensiasi penuh, dapat berproliferasi, berpotensi self-renewal, yang kemudian berdiferensiasi menjadi satu atau lebih jenis sel khusus (termasuk kardiomiosit) sebagai respon terhadap stimuli sinyal yang sesuai. Sel punca memiliki kemampuan yang berbeda dibandingkan dengan sel‐sel yang lain.20Saat ini, telah ditemukan macam‐macam sel punca yang telah diteliti dapat mengurangi resiko gagal jantung.

Meskipun strategi penanganan intervensi dan farmakologis ditingkatkan, pengobatan gagal jantung tetap menjadi tantangan utama dalam kajian kardiologi. Strategi regenerative termasuk terapi sel,pemrograman ulang secara endogen (dari dalam jantung) serta teknik jaringan dianggap sebagai pilihan yang menjanjikan untuk mengatasi gagal jantung.

 

jantung

Terapi dengan strategi regeneratif pada jantung juga lebih efisien dalam regenerasi kardiomiosit, pembentukan pembuluh darah baru (neovaskularisasi), serta memicu sitokin dan parakrin yang memiliki kemampuan anti peradangan, anti apoptosis, serta efek anti remodeling. Terapi regenerative menggunakan berbagai jenis sel pada tahap perkembangan yang berbeda telah dipertimbangkan untuk ditransplantasikan ke jantung termasuk embrio, janin, dan sel dewasa.4. (Rochmatul Nuryu Khasanah, Syubbanul Wathon)

Print

Mengenal Aptamer Si Oligonukleotida Pintar Dalam Diagnostik Molekuler

bugiTeknologi deteksi molekuler berbasis sel atau protein (EnzymeLink Immunosorbent Assay,Western blotting, Flow cytometry, atau Rapid test kit) baik untuk tujuan riset maupun diagnostik komersial dewasa ini masih menggunakan antibodi sebagai agen biologi utamanya. Klaim bahwa protein jenis ini cukup tangguh dalam mengenali molekul sasarannya menjadi faktor utama popularnya antibodi untuk tujuan deteksi berbasis protein. Namun demikian, kelemahan antibody yaitu stabilitas yang rendah, disamping harga produk antibodi di market Indonesia masih cukup mahal. Selain itu, spektrum pengenalan target molekul yang sempit membuat aplikasi antibodi pada diagnostik menjadi terbatas yaitu hanya pada molekulmolekul protein yang bersifat imunogenik terhadap antibody yang menjadi targetnya. Kelemahan tersebut telah mendorong para periset untuk mengembangkan biomolekul berbasis asam nukelat sebagai agen pendeteksi biologis.

Aptamer merupakan oligonuleotida pendek utas tunggal dengan panjang 8 sampai 100 basa dan proses penelitian dan pengembangannya sudah dilakukan lebih dari dua dekade lalu. Isolasi aptamer pertama kali dilakukan oleh Tuerk and Gold pada tahun 1990. Mereka menemukan RNA rantai pendek yang memiliki afinitas tinggi terhadap Bacteriophage T4 DNA polymerase melalui teknik SELEX (Selective evolution of ligands by exponential enrichment). Pengembangan teknik ini dilakukan oleh dua penelitian independen yaitu Robertson dan Joyce serta Ellington dan Szostak pada tahun yang sama menggunakan pustaka utas tunggal acak random single strand DNA library) yang lebih heterogen dimana RNA aptamer yang dihasilkan mampu memotong utas ganda atau double strandDNA secara spesifik atau mengenali molekul kimia berukuran cukup kecil. Sampai saat ini, penelitian aptamer untuk aplikasi bioteknologi (pangan, pertanian, lingkungan dan kesehatan) cukup impresif, 7000 lebih artikel penelitian telah dipublikasikan di PubMed[1].

 

aptamer

Aptamer untuk aplikasi diagnostik baru berkembang sekitar 5 tahun terakhir ini dimana Cina menjadi negara di asia yang paling intensif dalam pengembangan aptamer untuk diagnostik disusul oleh Amerika serikat, Jepang dan Korea Selatan[2]. Fakta yang mengejutkan adalah bahwa hanya sedikit sekali kit diagnostik berbasis aptamer yang telah dipasarkan di dunia saat ini akibat dua faktor yaitu imbas dari komitmen investasi dengan nominal yang fantastis dari para pengusaha pada pengembangan antibodi monoklonal dan pengabaian oleh para pemuka kepentingan (peneliti, pengusaha, dan pemerintah) terkait performa aptamer yang sudah teruji in vitro maupun in vivo menggunakan kaedah metodologi yang benar[3]. (Bugi Ratno Budiarto)

Video Bioteknologi LIPI


Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Seputar Biotek

MAHASISWA UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA KUNJUNGI PUSAT PENELITIAN BIOTEKNOLOGI LIPI

 

uad1Cibinong, 28 November 2019Keingintahuan masyarakat akan penelitian dibidang bioteknologi akhir-akhir ini semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya permintaan kunjungan ilmiah ke Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI menerima kunjungan dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta sebanyak 91 orang. Kegiatan kunjungan ini diterima di Gedung Bioteknologi Peternakan dan dibuka dengan pengenalan dan pemutaran video Profil Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI dan dilanjutkan tur ke laboraorium.

Tujuan dari kunjungan ini adalah selain sebagai kegiatan rutin diluar kampus juga untuk memperdalam ilmu pengetahuan mahasiswa terkait bidang Bioteknologi dengan melihat secara langsung laboratorium yang ada di Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI. Pada kunjungan kali ini para peserta mengunjungi Laboratorium Genetika Molekuler dan Modifikasi Jalur Biosintesis Tanaman, Laboratorium Biokatalis dan Fermentasi dan Laboratorium Biak Sel dan Jaringan Tanaman.

Read more...

Laporan

 laptah2018 

cover rb2017 

lkj2018

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI