• apec2019a
  • dputiapec2019a
  • biotekastra-3 1
  • kerjasamabalitri
  • Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Deputy of Life Sciences at Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Perkuat Kemitraan, LIPI Terima Kunjungan Sains PT Astra International, TBK.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi Lipi Jalin Kerjasama Dengan Balai Penelitian Tanaman Industri Dan Penyegar Kementrian Pertanian

bioteknologi update a

seputar biotek web

biotek media

Print

Transplantasi Sel Punca Bakal Sel Gamet Untuk Mempelajari dan Memanipulasi Spermatogenesis

ekayantiSpermatogenesis adalah proses yang terorganisasi dengan baik meliputi urutan tahap proliferasi dan diferensiasi sel yang menghasilkan spermatozoa dalam jumlah tak terbatas selama kehidupan hewan jantan. Sel punca (stem sel) spermatogonial berpotensi melakukan perbaikan diri sendiri (self-renewal) dan menghasilkan sel-sel anak membentuk spermatozoa. Sel punca spermatogonia merupakan sel yang unik karena merupakan sel yang terdapat pada tubuh dewasa yang dapat membelah dan mengkon tribusikan gennya pada generasi selanjutnya. Assay untuk sel punca spermatogonial dilakukan dengan cara melakukan transplantasi sel-sel gamet dari donor mencit fertil ke testis mencit resipien yang infertil sehingga terjadi proses spermatogenesis sel donor dan produksi sperma pada hewan resipien. Donor mencit jantan dengan gen bacterial b-galactosidase digunakan untuk mengidentifikasi spermatogenesis sel donor pada testis mencit resipien dan menentukan haplotype donor dan dapat memasuki keturunan hewan resipien.

artikel1

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menerapkan teknik transplantasi sel gamet pada hewan tikus. Sel punca spermatogonia mencit dapat dikriopreservasi sebelum ditransplantasikan dan tetap terjadi spermatogenesis pada testis resipien setelah transplantasi. Hal tersebut menandakan adanya potensi genetik dari individu jantan yang immortal, serta dengan teknik analisis yang lebih detail dapat menghitung kolonisasi sel punca donor pada testis resipien. (Ekayanti Mulyawati Kaiin)

Baca artikel lengkap

Print

Removing a Cystein Group On Interferon Alpha 2b at Position 2 and 99 does Not Diminish Antitumor Activity of the Protein, Even Better

Heni Rachmawati, Adhitya Jessica, Yeyet Cahyati Sumirtaputra, Debbie Sofie Retnoningrum, Amirah Adlia, Ratih Asmana Ningrum (2016).

Removing a CysteinRemoving a Cystein Group On Interferon Alpha 2b at Position 2 and 99 does Not Diminish Antitumor Activity of the Protein Even Better Group On Interferon Alpha 2b at Position 2 and 99 does Not Diminish Antitumor Activity of the Protein, Even Better.

Scientia Pharmaceutica. 84: 113–130. ISSN 0036-8709 (Print) ISSN 2218-0532 (Online) ISSN-L 0036-8709

Interferon alpha 2b is the only standard therapeutic protein for hepatitis virus infections. Further study demonstrated that this protein also posseses antitumor activity in several cancerous organs. One main pathway of this antitumor activity is mediated through antiproliferation as well as proapoptotic effects. Previously, we have successfully developed recombinant human interferon alpha 2b (rhIFNá2b) by using a synthetic gene. In addition, two mutein forms of rhIFNá2b were generated to improve the characteristics of this protein. Two point mutations showed better pharmacokinetic profiles than one point mutation as well as the native form. In the present study, this mutein form was studied for ist antitumor effect in vitro using HepG2 cells. As a comparison, the native form as well as a commercial rIFNá2b were used. Several parameters were investigated including the MTT assay, cell viability test, cell cycle using flow cytometric analysis, and the genes and protein expressions involved in cell growth. The latest was observed to study the mechanism of rhIFNá2b. There was no significant difference in the MTT assay and cell viability after cells were treated with both forms of rhIFNá2b. However, the mutein rhIFNá2b tended to show better proapoptotic activity reflected by flow cytometric data, protein expression of pSTAT1, and DNA expression of caspase 3.

Keywords: Interferon alpha 2b, Antiproliferation, Apoptosis, p21k1, p27, Caspase 3, pSTAT1, Flow cytometri, Mutein

Sumber: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3022&bid=15484

Video Bioteknologi LIPI


Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Seputar Biotek

Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI menerima Kunjungan Universitas Halu Oleo, Kendari

HOUCibinong, 13 Agustus 2019.Keingintahuan masyarakat akan penelitian dibidang bioteknologi akhir-akhir ini semakin meningkat, hal ini diketahui berdasarkan permintaan kunjungan ilmiah ke Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Bioteknologi merupakan salah satu bidang ilmu Pengetahuan yang sangat menarik untuk dipelajari karena, berbagai solusi pada permasalahan yang saat ini timbul dapat terselesaikan dengan bioteknologi seperti melalui teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembang biakan sel induk, kloning bahkan permasalahan tumpahan minyak dilaut. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI menerima kunjungan dari Universitas Halu Oleo Kendari, Jurusan Bioteknologi,sebanyak 32 orang. Rombongan diterima digedung auditorium dan diberikan informasi tentang P2 Bioteknologi sebelum berkunjung ke laboratorium.

Read more...

Laporan

 laptah2018 

cover rb2017 

lkj2018

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI