• esa unggul
  • kunjungan
  • kapusbiotek
  • apec2019a
  • dputiapec2019a
  • biotekastra-3 1
  • kerjasamabalitri
  • Kunjungan Universitas Esa Unggul Jurusan Bioteknologi ke Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Cibinong- 3 Desember 2019
  • Kunjungan SD Plus Cerdas Alam Rizkia ke Kebun Plasma Nutfah Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Cibinong,10 oktober 2019
  • Pelantikan Dr. Puspita Lisdiyanti M. Agr. Chem sebagai Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI dan Dr. Ahmad Fathoni sebagai Plt. Kabid Pengelolaan Penelitian Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Periode 2019-2024 oleh kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia di Jakarta, 10 September 2019.
  • Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Deputy of Life Sciences at Annual Meeting and Seminar 2019 : APEC Reserach Center for Advanced Biohydrogen Technology,July 26, 2019 at Ekakarya Botanical Garden, Bedugul, Bali
  • Perkuat Kemitraan, LIPI Terima Kunjungan Sains PT Astra International, TBK.
  • Pusat Penelitian Bioteknologi Lipi Jalin Kerjasama Dengan Balai Penelitian Tanaman Industri Dan Penyegar Kementrian Pertanian

bioteknologi update a

seputar biotek web

biotek media

Print

Pengaruh Modifikasi KH2PO4, NH4NO3 dan Sukrosa terhadap Pertumbuhan Tunas serta Pembentukan Umbi Mikro Taka (Tacca leontopetaloides) secara In vitro

Pengaruh Modifikasi KH2PO4, NH4NO3 dan Sukrosa terhadap Pertumbuhan Tunas serta Pembentukan Umbi Mikro Taka (Tacca leontopetaloides) secara In vitro

Rudiyanto, Betalini Widhi Hapsari & Tri Muji Ermayanti (2018).

Jurnal Biologi Indonesia, Vol. 14 (1): 11-21. ISSN 0854-4425; E-ISSN 2338-834X.

 taccaPolynesian arrowroot (Tacca leontopetaloides (L.) Kuntze), which is one of the bulbous herbaceous plants, have high nutritional value. Modification of macro nutrients by reducing nitrogen content and increasing phosphorus on the medium gave affects on shoot growth and initiated micro tuber formation on in vitro cultures. The aim of this research was to determine the effect of modified macro nutrients in combination with the increase in sucrose concentrations on shoot growth and micro tuber formation of T. leontopetaloides. The experimental design was factorial completely randomized design. The factors tested were modifications of MS macro nutrients that were. M1 (170 mg/l KH2PO4 and 1650 mg/l NH4NO3; normal, control treatment); M2 (340 mg/l KH2PO4 and 825 mg/l NH4NO3); and M3 (680 mg/l KH2PO4 and 412.5 mg/l NH4NO3 in combination with 30 (S1) (control treatment), 40 (S2), 50 (S3) and 60 g/l of sucrose (S4). The variables tested were shoot height, number of leaves, number of roots and number of micro tuber which were observed weekly at 0-8 weeks after culturing. The results showed that the modification of macro nutrient in combination with sucrose concentration had significant effect on shoot height, number of leaves and number of roots but not significant on the number of tubers. The highest shoots were found in M1S3 treatment, the highest number of leaves was in M1S1 and M1S3 treatment and the highest number of roots was in M1S4 treatment. The number of tubers not significantly different between the treatments tested.

Keywords: in vitro, KH2PO4, microtuber, NH4NO3, sucrose, Tacca leontopetaloides.

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3468&bid=15997

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Print

Pertumbuhan Kultur Tunas Dahlia sp. Pada Media MS Dengan Pengurangan Kadar Gula Dan Tutup Tabung Berventilasi

Pertumbuhan Kultur Tunas Dahlia sp. Pada Media MS Dengan Pengurangan Kadar Gula Dan Tutup Tabung Berventilasi

Rudiyanto, Dyah Retno Wulandari dan Tri Muji Ermayanti (2018).

Prosiding Seminar Nasional Pertanian dan Tanaman Herbal Berkelanjutan di Indonesia. Hal. 184-195. Universitas Muhammadiyah Jakarta. e-ISSN: 2615-2320.

 talasDahlia sp. merupakan tanaman hias yang menghasilkan umbi mengandung inulin yang bermanfaat sebagai antioksidan. Kultur jaringan tanaman diaplikasikan untuk menghasilkan bibit dahlia yang seragam, dalam waktu relatif singkat, dan tidak dipengaruhi musim. Modifikasi media dan lingkungan in vitro sering dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketegaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengurangan konsentrasi gula dan ventilasi pada tutup tabung kultur terhadap pertumbuhan tunas Dahlia sp. secara in vitro. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap faktorial dengan faktor yang diuji yakni gula dengan konsentrasi 10, 20 dan 30 g/l yang dikombinasikan dengan ventilasi tutup tabung berupa filter berjumlah 0, 1, 2 dan 4. Percobaan mempunyai 12 ulangan. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas samping serta jumlah akar, diamati 2 kali seminggu dari umur 0 – 4 minggu. Pengukuran diameter batang, bobot basah dan bobot kering dilakukan pada umur 4 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gula berpengaruh terhadap jumlah tunas samping sedangkan jumlah ventilasi filter berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Tidak terdapat interaksi antara 2 faktor yang diujikan. Pada umur 4 minggu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tunas samping serta jumlah akar yang tinggi terdapat pada perlakuan tanpa filter yang dikombinasikan dengan 10 dan 20 g/l gula, sedangkan terendah terdapat pada perlakuan ventilasi 4 filter yang dikombinasikan dengan 30 g/l gula. Pada perlakuan ventilasi 2 filter yang dikombinasikan dengan 20 g/l gula menghasilkan diameter batang tertinggi, berbeda nyata dengan perlakuan lainnya, pada perlakuan ini juga menghasilkan bobot basah dan bobot kering yang lebih tinggi.

Keywords: Kultur tunas Dahlia sp., pengurangan gula, tutup berventilasi filter, pertumbuhan.

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3465&bid=15992

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Video Bioteknologi LIPI


Profil Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Seputar Biotek

Mahasiswa Universitas Nasional Jakarta Kunjungi Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI

Cibinong-Humas LIPI. Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjadi  salah satu objek dalam memperdalam bidang  ilmu hayati,  seperti halnya kali ini Fakultas Biologi Universitas Nasional Jakarta, mengadakan kunjungan ke Puslit Bioteknologi,  pada Senin (16/12) 2019. Rombongan yang terdiri dari dosen pendamping dan mahasiswa ini diterima di gedung Meat-Milk Pro Puslit Bioteknologi-LIPI oleh tim Humas Kawasan CSC-BG, Cibinong. Sebelum melakukan kegiatan, terlebih dahulu pengunjung mendapatkan informasi terkait kegiatan penelitian melalui tayangan video profil LIPI dan Pusat Penelitian Bioteknologi, agar pengunjung  mendapatkan informasi tentang kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Puslit Bioteknologi di laboratorium.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa Laboratorium, mahasiswa dan pendamping yang berjumlah 20 orang di arahkan  untuk melihat langsung Laboratorium yang ada di Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI yaitu : Laboratorium Biokatalis dan Fermentasi serta Laboratorium Bioenergi dan Bioproses. Peserta kunjungan yang ke Lab Biokatalis dan Fermentasi di pandu Ade Andriani, mengutarakan bahwa tentang kegiatan pada Lab penelitian ini  dilakukan adalah  dengan memanfaatkan mikroba dan enzim melalui fermentasi/reaksi berbasis rekayasa genetika mikroba. Lanjut Ade, beberapa produk utama yang dihasilkan adalah Oligosakarida (pangan fungsional), enzim kasar dan enzim murni untuk kebutuhan industri pangan, farmasi dan energi, Penyediaan mikroba potensial untuk industri dan lingkungan serta Produk hasil fermentasi. Pada Lab Bioenergi dan Bioproses, Swastika menjelaskan tentang pengembangan bioenergi dari mikroba fotosintesa dan pengembangan total proses dari bioenergi (biorifenari dari bioenergi).

Kepada pengunjung disampaikan bahwa Pusat Penelitian Bioteknologi juga menawarkan beberapa program yang dapat diikuti oleh para mahasiswa yang berminat di bidang bioteknologi seperti mengikuti kegiatan pelatihan dan bimbingan mengingat Puslit  Bioteknologi memiliki 17 laboratorium dengan kompetensi inti yang berbeda-beda. (est/edt:ks)

Laporan

 laptah2018 

cover rb2017 

lkj2018

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI