LIPI Gandeng Boyolali Tingkatkan Nilai Tambah Singkong di Sektor Pangan Melalui Aplikasi Teknologi

singkongUbikayu atau singkong merupakan salah satu komoditi unggulan penunjang perekonomian masyarakat di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Berdasarkan data BPS tahun 2018, luasan area panen singkong di Kabupaten Boyolali sekitar 5600 hektar dengan jumlah produksi mencapai 123.499 ton/tahun. Besarnya potensi singkong ini ternyata belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Boyolali terutama sebagai bahan baku pangan berkualitas. Oleh karena itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI melalui Pusat Penelitian Bioteknologi telah mengenalkan teknologi pembuatan tepung singkong termodifikasi dengan karakter unggul kaya beta karoten atau disebut juga mocaf kaya beta karoten. Jenis tepung mocaf ini dapat meningkatkan nilai tambah atau daya saing singkong sebagai bahan pangan dan juga dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk pembuatan berbagai pangan olahan yang berkualitas. Hadirnya tepung ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan tepung terigu. Saat ini, LIPI melalui program kegiatan Insentif Sistem Riset Inovasi Nasional atau Insinas dari Kemenristekdikti bekerjasama dengan UMKM Mekar Sari di Boyolali tengah mengembangkan produk mie menggunakan mocaf kaya beta karoten. Selain itu, LIPI bekerjasama dengan Universitas Boyolali juga sudah berencana akan mengenalkan beberapa bibit unggul hasil penelitian Pusat Penelitian Bioteknologi di Boyolali. Keberhasilan program pengembangan singkong dan produk turunannya ini tentu sangat tergantung dari sinergi antara peneliti, akademisi, petani, pelaku industri, dan pemerintah daerah.

SMPIT Arafah Depok Kunjungi Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI

smpitarafahCibinong, 14 November 2018. Pusat Penelitian (P2) Bioteknologi LIPI menerima kunjungan dari SMPIT Arafah yang berlokasi di Kota Depok. Peserta kunjungan yang berjumlah 98 orang diterima di auditorium Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI yang didampingi oleh 5 orang guru mata pelajaran biologi serta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang turut memberikan sambutan diawal kegiatan. Acara dibuka oleh Kepala Sub Bidang Diseminasi dan Kerjasama P2 Bioteknologi LIPI yang menyampaikan ucapan terimakasih karena telah berkunjung dan menjadikan P2 Bioteknologi sebagai tempat pembelajaran siswa diluar sekolah untuk pengetahuan dasar di bidang bioteknologi.

Peserta kunjungan yang duduk dikelas 8 SMP ini sangat antusias menyampaikan pertanyaan-pertanyaan setelah menyaksikan pemutaran video profil P2 Bioteknologi LIPI yang dilanjutkan dengan ceramah mengenai pentingnya penelitian di bidang bioteknologi yang disampaikan oleh Uus Faizal salah seorang pranata humas P2 Bioteknologi LIPI. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa laboratorium .

Meningkatkan Kesadaran Terhadap Diabetes, Pusat penelitian Bioteknologi Menggelar Talkshow “Produk-produk Hasil Riset Pengontrol Gula Darah”

 iseSerpong, 4 November 2018. Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI turut memeriahkan gelaran Indonesia Science Expo 2018 dengan mengadakan talkshow dengan judul “Produk Hasil Riset Pengontrol Gula Darah”. Talkshow yang menghadirkan pakar farmakologi dr. Flori Ratna Sari. ini menyuguhkan gambaran umum penyakit diabetes dewasa ini. Selain itu, Talkshow ini juga membahas mengenai produk-produk hasil riset LIPI yang berfokus pada penanggulangan penyakit diabetes.

Dalam talkshow ini, Flori mengungkapkan bahwa besarnya jumlah pengidap diabetes di Indonesia berkorelasi dengan pola makan orang Indonesia yang didominasi karbohidrat dibanding porsi sayur dan proteinnya. Pentingnya riset mengenai diabetes ini bisa dilihat dari besarnya jumlah pengidap diabetes di dunia dan besarnya nilai uang yang digunakan untuk pengobatan diabetes di dunia, yaitu sebesar 1000 triliun per tahun.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI