• pembimbingan
  • icon-pembimbingan-b
  • Pembimbingan Penelitian Mahasiswa oleh Puslit Bioteknologi LIPI
  • Pembimbingan Penelitian Mahasiswa oleh Puslit Bioteknologi LIPI

Keberhasilan Program Inseminasi Buatan Pada Kerbau Menggunakan Spermatozoa Epididimis Dan Ejakulat Kerbau Belang (Bubalus bubalis): Laporan Skripsi 2012

image003EDY SOPHIAN 

Skripsi. Jurusan Teknologi Produksi Peternakan, Fakultas Agribisnis dan Teknologi Pangan, Universitas Djuanda Bogor. Dr.Ir. Dede Kardaya,M.Si dan Dr.drh. Hera Maheshwari,M.Sc.

ABSTRAK
Penelitian mengenai Keberhasilan program inseminasi buatan pada kerbau menggunakan spermatozoa epididimis dan ejakulat kerbau belang (Bubalus Bubalis),

Validasi metode analisis vitamen B2 pada produk makanan bayi dengan kromatografi cair kinerja tinggi: Laporan Skripsi 2005

Sherwin Lisias. 062101007. 2005.
Validasi Metode Analisis Vitamin B2 Pada Produk Makanan Bayi Dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi.
Di bawah bimbingan Renawati, M.Phil. dan Nana Suryana, M.Sc. Penguji Dr. Padmono C

RINGKASAN
Salah satu sumber makanan yang cukup lengkap zat gizinya terutama untuk makanan bayi adalah susu. Oi dalam susu terdapat kandungan vitamin dengan jumlah yang bervariasi. Salah satu jenis vitaminnya adalah vitamin B2 . Vitamin B2 merupakan salah satu vitamin larut dalam air, yang dibutuhkan oleh tubuh. Penentuan kadar vitamin B2 dalam produk makanan bayi menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi. Cara yang ditempuh untuk meningkatkan hasil analisis vitamin B2 adalah validasi metode analisis. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi metode analisis vitamin B2 pada produk makanan bayi dengan kromatografi cair kinerja tinggi, yang meliputi uji selektifitas, uji presisi dan uji akurasi. Uji selektifitas dilakukan dengan membandingkan kromatogram. Uji presisi menentukan : uji ripitabilitas, uji linieritas dan uji limit deteksi. Uji akurasi dilakukan dengan menentukan nilai perolehan kembali.

Penentuan konsentrasi isopropyl β-D-1 thiogalatopyranoside dalam ekspresi protein J-Tat pada kloning bakteri Eschericia coli BL21 di Departemen Biologi Molekuler Hewan LIPI Cibinong : Laporan PKL 2010

youngoYoung Othiwi
1.1 Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang biologi kini sudah semakin pesat dimana perkembangan tersebut tumbuh seiring dengan perkembangan jaman. Semakin maju suatu bangsa maka semakin besar pula tingkat kebutuhannya. Sebagai usaha dalam menjawab tantangan tersebut, para ilmuwan mulai berlomba-Iomba menciptakan inovasi barn yang berguna untuk memecahkan permasalahan masyarakat.

Salah satu ilmu yang mengalami perkembangan pesat adalah ilmu biologi molekuler. Masalah kesehatan yang dulunya meresahkan saat ini sudah mulai dikembangkan vaksinnya. Salah satu permasalahan kesehatan yang saat ini sedang diteliti adalah vaksin untuk penyakit jembarana yang menyerang sapi Bali. Adanya penyakit jembrana menimbulkan keresahan pada masyarakat terutama di daerah Bali karena munculnya penyakit ini menyebabkan produktivitas sapi di daerah tersebut mengalami penurunan. Ciri dari penyakit jembrana ini adalah demam, anorexia dan lymphadenopathy. Tingkat kematian dari penyakit ini sendiri dapat mencapai angka 17% (Chen, 1999). Salah satu cara pencegahan dari penyebaran penyakit ini dilakukan dengan cara vaksinasi. Vaksin untuk penyakit tersebut sekarang sedang dikembangkan di Laboratorium Biologi Molekuler Hewan Puslit Bioteknologi-LIPI yaitu vaksin rekombinan Tat (J-Tat).

Preparasi kultur bakteri fotosintestik dalam produksi biohidrogen : Laporan PKL 2011

Heidy Daniati

heidydA. Latar Belakang

     Eksploitasi energi secara terus-menerus dari sumber daya alam terutama minyak bumi menyebabkan menipisnya kandungan minyak bumi, menimbulkan dampak lingkungan dan krisis energi secara global. Krisis energi dan kerusakan lingkungan yang terjadi mendorong kreatifitas para ilmuwan untuk mencari soIusi atas permasalahan global ini yaitu dengan menemukan energi altematif untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Energi altematif yang dihasilkan dapat berupa biofueI, biogas, bioethanol ataupun biohidrogen. Hidrogen merupakan salah satu pilihan energi altematif karena mudah dikonversi menjadi fuel atau listrik tanpa meninggalkan polutan dan ramah lingkungan baik dalam proses pembuatan maupun penggunaannya.

Ekspresi protein rekombinan JSU pGex melalui Escherichia coli dengan metode pemecahan sel freeze-thaw dan sonikasi: Laporan PKL 2011

Risma Dwi Untari

rismaduPENDAHULUAN

     Sapi Bali (Bas javanicus) merupakan unggulan penghasil daging di Indonesia. Dalam upaya peningkatan produk daging di Indonesia maka Sapi Bali harus dikembangkan dan ditingkatkan populasinya. Dalam kurun waktu satu dekade ini sekitar 350.000 ekor sapi bakalan setiap tahunnya harus di impor (Boediyana, 2007). Berdasarkan data tersebut maka Sapi Bali perlu ditingkatkan populasinya agar dapat mengurangi jumlah impor sapi di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan daging di Indonesia.

Peningkatan populasi Sapi Bali haruslah diperhatikan faktor pendukung produksi salah satunya adalah faktor kesehatan. Faktor kesehatan Sapi Bali perlu diperhatikan agar terjaga dari penyakit sehingga produksi daging sapi meningkat. Penyakit utama yang menyerang Sapi Bali adalah penyakit Jembrana. Penyakit Jembrana atau yang lebih dikenal dengan Jembrana Disease (JD) disebabkan oleh Jembrana Disease Virus (JDV) dari genus Lentivirus yang termasuk kedalam tipe human immunodeficiency virus (Chen et ai., 2000). Oleh karenanya perlu diadakan tindakan pencegahan JD terhadap Sapi Bali. Pencegahan JD melalui vaksinasi merupakan satu-satunya cara untuk mengendalikan JD (Hartaningsih,2005).

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI