• refleksiiph
  • pui2017bsun
  • biotrends17
  • Kegiatan Refleksi Akhir Tahun Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI yang berlangsung pada tanggal 14 Desember 2017, bertempat di Hotel Safero, Bogor.
  • Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Dr. Bambang Sunarko (kedua dari kanan), melakukan Penandatanganan Pembinaan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi Peternakan Sapi Potong dan Sapi Perah pada acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2017 Oleh Kemenristekdikti di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 13 Desember 2017.

Sudut Biotek

Print

Refleksi Akhir Tahun Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI

on .

refleksiiphBogor -, Kegiatan ini diisi dengan presentasi seluruh capaian kinerja masing-masing Satuan Kerja di lingkungan Kedeputian IPH LIPI ini dibuka oleh Deputi Bidang IPH LIPI. Dalam pembukaannya, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati menuturkan tentang hasil yang telah dicapai oleh Kedeputian IPH LIPI, diantaranya: 1) forum internasional (anggota ICC MAB UNESCO, dan sponsor sebagian swasta); 2) buku nasional, meskipun saat ini masih diperlukan final touch setelah softlaunching; 3) kegiatan kelembagaan (MAB termasuk 5 Logo(lima) Cagar Biosfer di tahun 2016, 2017,launching produk dan jasa, menghasilkan 3 Cagar Budaya yang ditetapkan oleh Unesco dalam 2 (dua) tahun, serta mengusulkan 3 (tiga) nominasi dalam 1 (satu) tahun); 4) PUI; 5) ZI, RB , WBK dan WBBM; 6) memperoleh dana SBSN bersama dengan Puslit Metrologi; 7) pengusulan Kebun Raya Bogor sebagai WHS UNESCO; 8) memiliki Museum Nasional (MUNASAIN); 9) menghasilkan bahan bakar biohydrogen pertama di Indonesia, serta 10) mendapatkan penghargaan pelaksana RB terbaik.

Harapannya antara lain: 1) peningkatan peran humas untuk peliputan media selama 3 (tiga) tahun terakhir, kompilasi potensi daerah dan pemanfaatannya untuk diseminasi Iptek tahun 2017, perlunya IT untuk membuat aplikasi pemanfaatan alat IPH, dan untuk teleconference dalam rapim bulanan IPH; 2) media briefing; 3) pengubahan mindset; 4) pemanfaatan komunikasi disemua level; 5) peningkatan pemanfaatan fasilitas yang ada; 6) penataan di PDHP, terutama proses penuntasan MOU, PKS; 7) memonitor serapan anggaran; dan 8) peningkatan SDM, SKP 2018, dan rotasi.

Acara selanjutnya adalah pemaparan dari masing-masing Satuan Kerja. Salah satunya dari Puslit Biomaterial dengan prestasinya dalam mengubah UPT menjadi Puslit. Kepala Biomaterial pun memaparkan tentang : 1) jenis kegiatan penelitian tahun 2017 (prototype, paten, pameran dan pelatihan kertas daur ulang), kerjasama tahun 2017 (Suteki Nice Indonesia, Poltekkes Kemenkes, PT. Goenoeng Poetri Lestari, PT. Karya Indo Alam, Pusat Unggulan IPTEK Lignoselulosa); 2) serapan anggaran, DIPA Satker yang difokuskan untuk kompetensi Satker, dan realisasi penerimaan PNBP; 3) SDM berdasarkan jenjang fungsional; 4) milestone Puslit Biomaterial: 2017 (optimasi teknologi fermentasi biomassa untuk bioethanol, prototipe bio-pestisida, paten teknologi dan produk bio-komposit, teknologi turbin angina, reaktor enzim skala menengah, dan pengembangan biopelet), 2018 (teknologi biorefinery, prototipe biopestisida, paten teknologi produk kayu dan non kayu, produksi reaktor enzim skala penuh, pemanfaatan biopellet), 2019 (rumah ramah lingkungan, dan prototype produk biomaterial).

Selanjutnya visi dari Pusat Penelitian Bioteknologi adalah menjadi pusat unggulan. Lima pilar pendukung untuk menjadi pusat unggulan antara lain: 1) kualitas penelitiannya; 2) diseminasi teknologi; 3) kuantitas dan kompetensi SDM; 4) infrastruktur yang mendukung kegiatan penelitian; dan 5) jejaring networks. Selanjutnya pilar-pilar tersebut diekspresikan dalam IKK, PK, agar terukur. Adapun capaian Puslit Bioteknologi tahun 2015 s.d 2017 dalam bidang penelitian dan kerjasama, antara lain: sertifikasi ISO 9001:2008, ISO 17025, migrasi ke ISO 9001:2015, kerjasama dengan ASTRA, ditetapkan kembali sebagai PUI Biorefinery tahun ke II 2017, peningkatan jumlah paten terdaftar, PVT, jumlah teknologi, jumlah produk hasil penelitian yang teleh dimanfaatkan, jumlah TP, jumlah riset bersama dalam dan luar negeri, LOA kerjasama, dan realisasi RB. Kemudian dipaparkan juga, serapan anggaran, kendalan utama Satker dan upaya penyelesaiannya, dukungan SDM, target ditahun mendatang, dan milestone Puslit Bioteknologi: 2017 (terbentuknya 1 taman koleksi plasma nutfah dan tanaman langka), 2018 (membangun gedung Lab BSL3), 2019 (terbentuknya kawasan Techno Park Banyumulek, NTB, 1 kawasan Biovillage di CSC, dan pemanfaatan processing susu dan processing pakan).

Sedangkan pemaparan dari Puslit Biologi, antara lain menyampaikan tentang komposisi SDM, dan sasaran strategis antara lain: 1) meningkatkan hasil penelitian yang berorientasi pada nilai tambah sumber daya dan perlindungan sosial; 2) meningkatnya jejaring kerjasama; 3) meningkatnya SDM penelitian. Selain itu, ada peningkatan jumlah publikasi tahun 2017.

Sementara itu Kepala PKT Kebun Raya LIPI, antara lain: 1) alokasi dan serapan anggaran; 2) SDM berdasarkan jenjang fungsional, termasuk keinginan komposisi tenaga terampil dan teknisi yang dipersiapkan diKRB; 3) capaian (rekomendasi kebijakan turunan Perpres No. 93 tahun 2011 tentang Kebun Raya, jumlah sitasi, PVT, publikasi nasional dan internasional, prosiding nasional dan internasional, e jurnal, dan publikasi buku. PKT Kebun Raya LIPI sangat mendorong seluruh peneliti untuk masuk dalam jurnal internasional, yang lebih bermutu, dan menampilkan data-data yang lebih baik. Dua tahun berturut-turut KRB memperoleh PUI. Selanjutnya adalah pemaparan tentang kerjasama penelitian (Satreps, ecopark di Cibinong, Kebun Raya katingan, penetapan Kebun Raya sebagai pusat unggulan Iptek, penghargaan alih teknologi LIPI, prestasi agen perubahan, dan jumlah MOU dan LOA kerjasama). Milestone RPJMN pada program pembangunan Kebun Raya Daerah (Kebun Raya Baturraden-Jateng, KR Bukit Sari-Jambi, KR Massenrempulu Enrekang-Sulsel, KR Katingan-Kalteng, KR Pucuk-Sulsel, KR Balikpapan-Kaltim, dll), layanan jasa Iptek, road map dan pelaksanaan RB, ZI, WBBM, kendala yang dihadapai dan penyelesaiannya, serta target tahun mendatang.

Kemudian Kepala Satker Kebun Raya Ekakarya Bali, memaparkan antara lain: trend kunjungan yang cenderung naik. Saat ini KR Ekakarya Bali juga bekerja sama dengan Bank BRI, dengan menggunakan kartu e-money. Selain itu, KR Ekakarya Bali bekerjasama dengan mahasiswa magang dari luar negeri. Meningkatnya hasil penelitian yang berorientasi pada nilai tambah sumber daya dan perlindungan lingkungan, terwujudnya tata kelola yang baik. Bukti keberhasilannya, salah satunya tahun ini telah selesai pembuatan sungai dan 3 (tiga) jembatan yang sebelumnya hanyut, karena ada daerah-daerah yang tidak bisa dilalui. Milstone Satker (RPJMN): 2017 (launching aplikasi Smart Garden, penataan taman Svahabumi, dan renovasi gedung), 2018 (renovasi kantor utama, penataan taman Panca Yadnya, Migrasi ISO 2015, dan pembayaran non-tunai), 2019 (calendar event, dan penataan taman)

Pemaparan dari Satker Kebun Raya Purwodadi, antara lain capaiannya tentang: 1) rekomendasai kebijakan; 2) pengembangan jasa Iptek; 3) cagar alam pulau Sempu; 4) modul kegiatan penelitian lingkungan; 5) 4 jenis anggrek baru; 6) Bapak Sanusi yang dianugrahi sebagai Pranata Humas yang aktif mendiseminasikan hasil-hasil penelitian di Purwodadi; 7) jumlah SDM yang cenderung akan memasuki masa purnabakti, dan belum mendapatkan SDM lagi, sehingga peneliti dioptimalkan untuk mengerjakan kegiatan kelembagaan. Mensiasati kekuarangan SDM ini, KR Purwodadi mambayar tenaga harian, untuk per kegiatan. Target capaiannya adalah penataan area kebun di KR Purwodadi, dan pada layanan fungsi-fungsi perkebun rayaaan. Milstone Satker (RPJMN): 2017 (RB/WBK/WBBM), 2018 (penataan areal kebun, internalisasi RB/ZI/WBK/WBBM, 2019 (peningkatan layanan, juga fungsi perkebunrayaan)

Selanjutnya adalah pemaparan dari Kepala Balai Konservasi Tumbuhan (BKT) Kebun Raya Cibodas, yang menyampaikan antara lain: alokasi dan serapan anggaran Satker, SDM berdasarkan jenjang fungsional. Adapun prestasi Satker berdasarkan kegiatan penelitian dan kerjasama: 2015 (peluncuran SIRegis, Monev Tim Nasional dari KeMenPAN-RB bersama BPS dalam rangka ZI), 2016 (juara I lomba inovasi pelayanan publik). Sebaiknya infrastruktur dapat mendukung fungsi pelayanan publik. 2017 (launching taman tematik Liana, digital class, dan regional seed conservation technique course). Target tahun depan antara lain: pembangunan ZI, migrasi ISO 9001:2015, inisiasi ISO 37001:2016, PNBP, revitalisasi fisik, dan hubungan dengan stakeholder. Kemudian Milestone Satker (RPJMN), 2017 (manajeman koleksi, penambahan tanaman tematik, digital class, seed conservaion dan pembangunan hutan wisata alam), 2018 (WBK, sertifikasi ISO 9001: 2015, inisiasi ISO 37001: 2016, realisasi penerimaan PNBP 100%, revitalisasi fisik dalam konten layanan publik dan branding, kualitas hubungan dengan stakeholders, Pemda dan masyarakat sekitar), 2019 ( menuju WBBM, PNBP meningkat, sertifikasi ISO 37001: 2016, dan penguatan kompetensi riset)

Selanjutnya, sebelum acara ditutup terdapat tanggapan dari Deputi Bidang IPH LIPI atas pemaparan masing-masing Satuan Kerja antara lain: 1) keterbatasan SDM tidak dapat dipungkiri, hal ini dikarenakan banyak karyawan yang akan memasuki masa purnabakti; 2) publikasi internasional, WBK, WBBM, ISOnya tercapai, meskipun penelitinya merangkap beberapa pekerjaan sekaligus; 3) Peneliti madya harus ada prosiding internasional, bukan hanya jurnal; 4) PME IPH mengkompilasi capaian, baik yang belum tercapai, kemudian dipetakan, kendala dalam capaian tersebut,; 5) perlu pengecekan data masing-masing Satker, agar memperoleh data yang valid; 6)Target PVT dan varietas silangan dinaikkan lagi, karena sebenarnya kita mempunyai banyak silangan, contonya diKR Ekakarya silangan tanaman Begonia; 7) Pranata Humas dapat menulis hasil penelitian para peneliti; 8) Mendiseminasikan bibit unggul; 9) Mengolah TP Tasik agar seperti TP Banyumulek atau pusat diseminasi; 10) Lebih banyak mengundang peneliti-peneliti asing, oleh karenanya perlu diperhatikan fasilitas pendukung; 11) Membuat buku hasil karya anak bangsa, agar tidak didominasi oleh para penulis asing; 12) Diusakahan tahun 2018 WBK atas 3 Satker; 13) Memberi perhatian khusus untuk KR CSC, antara lain papan informasi; 13) Pengharagaan bagi Milestone KR Cibodas, yang menginisasi lomba layanan publik. Tahun 2018 mohon diikutkan lomba layanan publik lagi. Salah satu contoh untuk lomba inovasi layanan publik, yaitu adanya toilet bagi kaum disable, berikut tenaga pendorong; dan 14) kerjasama perlu ditingkatkan. (Avi/Pranata Humas)

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI

 

facebook  

twitter 

 youtube