Biotek

Dibentuk Asia Network for Biorefinery Technology

bambangprasJakarta : Saat ini tengah digagas pembentukan Asia Network for Biorefinery Technology, yang bertujuan memperkuat kerjasama dan mempercepat hasil pengembangan teknologi bersih di kawasan Asia.

 

ANFBT dirumuskan dalam pertemuan antara Konsorsium Bioteknologi Indonesia (KBI), Korean Society for Biotechnology and Bioengineering (KSSB), ASEAN Sub Committee Biotechnology, serta Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Bioteknologi LIPI) dalam ASEAN-KOREA Symposium and Workshop on Biorefinery Technology for Sustainable Production of Biofuel and Industrial Biochemicals di Ancol, Jakarta (18-20 Februari)

 

“Tujuan acara ini adalah pemutakhiran teknologi, hasil riset dan produk yang dikembangkan selama 5 tahun terakhir,” ujar Prof. Dr. Bambang Prasetya (Kepala P2 Bioteknologi LIPI sekaligus ketua penyelenggara, seperti yang dikutip dalam siaran pers. Para wakil yang hadir, dari Korea, Jepang, Jerman serta perwakilan 10 negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN.

 

Menurut Bambang, pengembangan teknologi bersih sebagai salah satu upaya yang dinilai sangat signifikan dan strategis dalam menjawab masalah pemanasan global dan perubahan iklim. Diantaranya, kata dia, melalui upaya pencarian alternatif energi yang ramah lingkungan (green energy) dan mengganti bahan-bahan yang berbasis petrokimia dengan bahan dari biomasa. (Lea)

 

Sumber : http://www.technologyindonesia.com/news.php?id=1745