• bsl3
  • bsl3
  • pui2017bsun
  • abvol21no22017
  • bsl3
  • refleksiiph
  • bsl3
  • biotrends17
  • Pengukuhan Komitmen Kegiatan Pranaraksa Center oleh Para Pejabat dari Astra dan LIPI disaksikan Pejabat Menristekdikti dalam rangka Festival Kampung Berseri Astra yang bertempat di Ecology Park , Cibinong Science Center Botanical Garden LIPI, Cibinong, Sabtu 28 April 2018.
  • Pembukaan Jambore Guru & Siswa Sekolah Adiwiyata dalam rangka Festival Kampung Berseri Astra yang bertempat di Puslit Bioteknologi LIPI - Cibinong Science Center Botanical Garden, Cibinong, Jumat 27 April 2018.
  • Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Dr. Bambang Sunarko (kedua dari kanan), melakukan Penandatanganan Pembinaan Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioteknologi Peternakan Sapi Potong dan Sapi Perah pada acara Apresiasi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Tahun 2017 Oleh Kemenristekdikti di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu 13 Desember 2017.
  • Telah Terbit Majalah Berseri Ilmiah Annales Bogorienses Volume 21 No.2 Tahun 2017, Kunjungi Kami di http://jurnal.biotek.lipi.go.id
  • Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fasilitas Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) dan Clean Room Oleh Plt Kepala LIPI, Prof. Dr. Bambang Subiyanto di kawasan Cibinong Science Center-Botanical Garden (CSC-BG)- LIPI, Cibinong, Jum'at 6 April 2018
  • Kegiatan Refleksi Akhir Tahun Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI yang berlangsung pada tanggal 14 Desember 2017, bertempat di Hotel Safero, Bogor.
  • Peresmian Area Pembibitan Tanaman Buah Langka Nusantara - Pranaraksa Oleh Deputi IPH LIPI, Prof. Dr. Enny Sudarmonowati disaksikan oleh Petinggi Astra, LIPI dan Menristekdikti , masih dalam rangkaian Festival Kampung Berseri Astra yang bertempat di Kebun Plasma Nutfah, Cibinong Science Center Botanical Garden LIPI, Cibinong, Sabtu 28 April 2018.
  • Telah Terbit Majalah Populer Bioteknologi Biotrends, Kunjungi Kami di http://terbitan.biotek.lipi.go.id

bioteknologi update a

seputar biotek web

biotek media

Print

Minim, Dukungan terhadap Riset Pangan

Petani dari Kabupaten Kulon Progo menyemprotkan pestisida ke tanaman melon di kawasan Pantai Pandansimo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (27/6). Lahan tersebut disewa seharga Rp 5.500 per 14 meter persegi. Setelah panen, penyewa lahan berpindah ke lahan yang lain agar mereka dapat terus menanam tanaman yang sama. 

JAKARTA, KOMPAS.com Ketergantungan terhadap teknologi bahan pangan dari luar sebenarnya bukan karena Indonesia tidak memiliki peneliti andal, melainkan disebabkan kurangnya support pemerintah terhadap peneliti dan para petani.

"Kalau dibilang mampu, saya rasa peneliti kita mampu untuk menghasilkan teknologi bahan pangan karena peneliti kita kreatif. Buktinya, kalau pergi ke Singapura atau negara lain, mereka jadi peneliti top," kata Purwiyatno Hariyadi, Ketua Perhimpuan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), di sela-sela acara Konferensi Pers Food Ingredients, Senin (29/9/2010).

Menurut Purwiyatno, yang menjadi kendala utama adalah kontinuitas peneliti yang berdasarkan dana. "Kesulitan penelitian adalah dana, maka peneliti akan mencari dana  dan biasanya dana didapatkan dari penelitian apa yang sedang dibutuhkan sehingga tidak ada penelitian yang continue," kata Purwiyatno.

Selain dana dan fasilitas, peneliti juga membutuhkan program jangka panjang dari pemerintah. “Harus ada program jangka panjang yang membuat peneliti secara tekun dan pasti menekuni sesuatu yang ia tekuni. Seperti diberi target 5 tahun, harus ada teknologi yang bisa dihasilkan,” kata Purwiyatno.

Namun, Purwiyatno juga mengakui bahwa persoalan teknologi bahan pangan juga tidak bergantung dari peneliti semat-mata, tetapi juga dari ketersediaan bahan baku yang dijadikan obyek penelitian.

“Harusnya pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, juga turut berpartisipasi, termasuk pengorganisasian kampung, memberikan pelatihan, asuransi kalau terjadi kegagalan,” kata Purwiyatno.

“Petani kita umumnya lemah secara kapital, tidak mampu bertahan lama karena simpanannya kecil. Itu kan perlu mekanisme yang diberikan pemerintah kepada mereka sehingga pemerintah perlu men-support program-program mereka. Dalam hal ini, investasinya juga termasuk waktu,“ kata Purwiyatno.

Oleh karena itu, Purwiyatno memberikan solusi, “Bagi petani cobalah diberikan mekanisme yang memberikan insentif kalau dia melakukan itu (menanam bahan pangan secara kontinu), dan diisentif kalau tidak melakukan itu.”

Purwiyatno mencontohkan Thailand. Di sana terdapat satu daerah yang diminta menanam durian. Bagi yang menanam durian, mereka akan mendapatkan insentif.  Kalau menanam yang lain, mereka harus bayar, tetapi bukan berarti tidak boleh. "Bentuknya seperti pendekatan atau faktor pendorong," kata Purwiyatno.

Dengan demikian, Purwiyatno menyatakan bahwa apabila pemerintah melakukan upaya-upaya tersebut, maka bukan tidak mungkin Indonesia menggunakan teknologi bahan pangan yang berasal dari penelitian dalam negeri.

 

Sumber : http://sains.kompas.com/read/2010/09/28/14142633/Minim..Dukungan.Terhadap.Riset.Pangan-14

Video Bioteknologi LIPI


Profil Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Seputar Biotek

Cucurak Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H

ppkCibinong - , Cucurak menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan pada umumnya sudah menjadi tradisi. Cucurak atau sering kita sebut juga dengan makan bersama tujuannya selain untuk mempererat tali silaturahmi juga menjadi tradisi untuk saling maaf memamaafkan sebelum ramadhan. Hal ini pula yang dilakukan oleh pegawai Pusat penelitian Bioteknologi LIPI pada hari Senin, 14 Mei 2018 bertempat di Auditorium Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Acara cucurak yang dihadiri oleh seluruh pegawai di buka oleh Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Bapak Tutang, MM, mewakili Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI yang berhalangan hadir dan dilanjutkan dengan tausiah dari Ustad Ir. H. Sumarli.

Read more...

Laporan

 laptah2015-web lkj2015

cover rb2017 lakip2017

kunjungan

pelatihan

pembimbingan

pengujian

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI