çadır

| Print |

Peningkatan mutu intensifikasi selama tiga dasawarsa terakhir, telah melahirkan petani yang mempunyai ketergantungan pada pupuk yang menyebabkan terjadinya kejenuhan produksi pada daerah-daerah intensifikasi padi. Keadaan ini selain menimbulkan pemborosan juga menimbulkan berbagai dampak negatif khususnya pencemaran lingkungan. Oleh karena itu perlu upaya perbaikan agar penggunaan pupuk dapat dilakukan seefisien mungkin dan ramah lingkungan.
Peningkatan mutu intensifikasi selama tiga dasawarsa terakhir, telah melahirkan petani yang mempunyai ketergantungan pada pupuk yang menyebabkan terjadinya kejenuhan produksi pada daerah-daerah intensifikasi padi. Keadaan ini selain menimbulkan pemborosan juga menimbulkan berbagai dampak negatif khususnya pencemaran lingkungan. Oleh karena itu perlu upaya perbaikan agar penggunaan pupuk dapat dilakukan seefisien mungkin dan ramah lingkungan.

Adanya kejenuhan produksi akibat penggunaan pupuk yang melebihi dosis, selain menimbulkan pemborosan juga akan menimbulkan berbagai dampak negatif terutama pencemaran air tanah dan lingkungan, khususnya yang menyangkut unsur pupuk yang mudah larut seperti nitrogen (N) dan kalium (K).

Selain itu, pemberian nitrogen berlebih disamping menurunkan efisiensi pupuk lainnya, juga dapat memberikan dampak negatif, diantaranya meningkatkan gangguan hama dan penyakit akibat nutrisi yang tidak seimbang. Oleh karena itu, perlu upaya perbaikan guna mengatasi masalah tersebut, sehingga kaidah penggunaan sumber daya secara efisien dan aman lingkungan dapat diterapkan.
Efisiensi penggunaan pupuk saat ini sudah menjadi suatu keharusan, karena industri pupuk kimia yang berjumlah enam buah telah beroperasi pada kapasitas penuh, sedangkan rencana perluasan sejak tahun 1994 hingga saat ini belum terlaksana. Di sisi lain, permintaan pupuk kimia dalam negeri dari tahun ke tahun terus meningkat, diperkirakan beberapa tahun mendatang Indonesia terpaksa makin banyak mengimpor pupuk kimia. Upaya peningkatan efisiensi telah mendapat dukungan kuat dari kelompok peneliti bioteknologi berkat keberhasilannya menemukan pupuk organik yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk kimia. Pengembangan industri pupuk organik mempunyai prospek yang cerah dan menawarkan beberapa keuntungan, baik bagi produsen, konsumen, maupun bagi perekonomian nasional.

Upaya pembangunan pertanian yang terencana dan terarah yang dimulai sejak Pelita pertama tahun 1969, telah berhasil mengeluarkan Indonesia dari pengimpor beras terbesar dunia menjadi negara yang mampu berswasembada beras pada tahun 1984. Namun di balik keberhasilan tersebut, akhir-akhir ini muncul gejala yang mengisyaratkan ketidakefisienan dalam penggunaan sumber daya pupuk. Keadaan ini sangat memberatkan petani, lebih-lebih dengan adanya kebijakan penghapusan subsidi pupuk dan penyesuaian harga jual gabah yang tidak berimbang.
Beberapa penelitian yang menyangkut efisiensi penggunaan pupuk, khususnya yang dilakukan oleh kelompok peneliti bioteknologi pada beberapa tahun terakhir, sangat mendukung upaya penghematan penggunaan pupuk kimia. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan peningkatan daya dukung tanah dan/atau peningkatan efisiensi produk pupuk dengan menggunakan mikroorganisme. Penggunaan mikroorganisme pada pembuatan pupuk organik, selain meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, juga akan mengurangi dampak pencemaran air tanah dan lingkungan yang timbul akibat pemakaian pupuk kimia berlebihan.

Industri pupuk organik saat ini mulai tumbuh dan berkembang, beberapa perusahaan yang bergerak dibidang pupuk organik cukup banyak bermunculan, antara lain seperti ; PT Trimitra Buanawahana Perkasa yang bekerjasama dengan PT Trihantoro Utama bersama Pemda DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi yang saat ini akan mengolah sampah kota DKI Jakarta, PT Multi Kapital Sejati Mandiri yang bekerjasama dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan Pemda Kabupaten Brebes Jawa Tengah yang mengolah sampah kota dan limbah perdesaan. PT PUSRI selain memproduksi pupuk kimia, saat ini bersama PT Trihantoro Utama dan Dinas Kebersihan Pemda DKI Jakarta juga memproduksi pupuk organik. Sampah dan limbah organik diolah dengan menggunakan teknologi modern dengan penambahan nutrien tertentu sehingga menghasilkan pupuk organik yang berkualitas.

Penggunaan pupuk organik bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk kimia, sehingga dosis pupuk dan dampak pencemaran lingkungan akibat penggunaan pupuk kimia dapat secara nyata dikurangi. Kemampuan pupuk organik untuk menurunkan dosis penggunaan pupuk konvensional sekaligus mengurangi biaya pemupukan telah dibuktikan oleh beberapa hasil penelitian, baik untuk tanaman pangan (kedelai, padi, jagung, dan kentang) maupun tanaman perkebunan (kelapa sawit, karet, kakao, teh, dan tebu) yang diketahui selama ini sebagai pengguna utama pupuk konvensional (pupuk kimia). Lebih lanjut, kemampuannya untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan terbukti sejalan dengan kemampuannya menurunkan dosis penggunaan pupuk kimia.

Beberapa hasil penelitian di daerah Pati, Lampung, Magetan, Banyumas, organik terbukti dapat menekan kebutuhan pupuk urea hingga 100 persen, TSP/SP36 hingga 50 persen, kapur pertanian hingga 50 persen. Biaya yang dihemat mencapai Rp. 50.000/ha, sedangkan produksi kedelai meningkat antara 2,45 hingga 57,48 persen. Keuntungan yang diperoleh petani kedelai naik rata-rata p. 292.000/ha, terdiri dari penghematan biaya pemupukan sebesar Rp. 50.000/ha, dan kenaikan produksi senilai Rp. 242.000/ha (Saraswati et al., 1998).

Aplikasi pupuk organik yang dikombinasikan dengan separuh takaran dosis standar pupuk kimia (anorganik) dapat menghemat biaya pemupukan. Pengujian lapang terhadap tanaman pangan (kentang, jagung, dan padi) juga menunjukkan hasil yang menggembirakan, karena selain dapat menghemat biaya pupuk, juga dapat meningkatkan produksi khususnya untuk dosis 75 persen pupuk kimia (anorganik) ditambah 25 persen pupuk organik (Goenadi et. al., 1998). Pada kombinasi 75 persen pupuk kimia (anorganik) ditambah 25 persen pupuk organik tersebut biaya pemupukan dapat dihemat sebesar 20,73 persen untuk tanaman kentang ; 23,01 persen untuk jagung ; dan 17,56 persen untuk padi. Produksi meningkat masing-masing 6,94 persen untuk kentang, 10,98 persen untuk jagung, dan 25,10 persen untuk padi. Penggunaan pupuk organik hingga 25 persen akan mengurangi biaya produksi sebesar 17 hingga 25 persen dari total biaya produksi.

Dengan adanya diversifikasi produk dari pupuk organik ini maka prospek pengembangan industri pupuk organik ke depan akan semakin menguntungkan sehingga lahan pekerjaan baru akan semakin luas.

Bioresources LIPI Expo 2014

logoseminar-bioresources2014

 

VIDEO BIOTEKNOLOGI-LIPI



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Reformasi Birokrasi

Bimbingan Penelitian

LAKIP

lakip2011

Seminar Peternakan 2014

FlyerSeminarPeternakan-banner1

Integrated Biorefinary Seminar

isibio2014

You are here: Home Berita Umum Pupuk Organik

Publikasi Bioteknologi

  • Laporan Teknik

  • Laporan Tahunan

  • Lakip Bioteknologi

  • BioTrends

  • Warta Biotek

  • Annales

  • Media Biotek

laporan-teknik-2010-coverSelama 3 tahun mendatang kegiatan prioritas yang diputuskan oleh LIPI ini diharapkan menghasilkan output yang Besar Signifikan dan Nyata (BSN) sesuai dengan target LIPI yang telah menjadi tekad bersama. Pada tahun ini penelitian padi telah menghasilkan output yang nyata yaitu dengan dilepasnya dua varietas padi gogo Inpago LIPI-Go1 dan Inpago LIPI-Go2. Diharapkan pada tahun mendatang kegiatan penelitian yang lain akan juga menghasilan output yang nyata.

Pelaksanaan kegiatan peternakan modern juga mulai dilaksanakan pada tahun 2011 dengan pembangunan gedung laboratorium baru dan sarana pendukung lainnya. Tersedianya sarana ini akan memfasilitasi kegiatan penelitian bioteknologi peternakan yang menjadi prioritas. Selain kegiatan prioritas, kegiatan tematik juga tetap dilakukan pada tahun 2011, beberapa kegiatan rintisan dan lainnya adalah kegiatan rutin yang dikelompokkan sebagai kegiatan kelembagaan. Untuk mendownloadnya Anda bisa mengklik alamat Laporan Teknik

laptahBuku Laporan Tahunan ini berisi hasil-hasil penelitian selama tahun 2011 yang dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI kepada masyarakat selaku Lembaga pemerintah non Kementrian (LPNK) yang bekerja menggunakan anggaran APBN. Laporan substansi penelitian ditampilkan sebagai rangkuman hasil dari setiap laboratorium selama tahun 2011.

Laporan kegiatan rutin administrasi juga disampaikan seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk mngunduh laporan tersebut secara lengkap Anda bisa mendownloadnya di Laporan Tahunan

lakipLaporan Akuntabilitas  Kinerja  lnstansi  Pernerintah  (LAKIP)  Pusat  Penelitian Bioteknologi,  Lernbaga  llrnu  Pengetahuan Indonesia (LIPI)  Tahun  2010  disusun untuk mernenuhi  lnstruksi  Presiden  (Inpres)  Nornor  7  Tahun  1999.  Seperti  pada tahun-tahun sebelurnnya, kernbali pada tahun 2010 ini Pusat Penelitian Bioteknologi- LIP1  rnelaksanakan  evaluasi  kinerja  dengan perangkat  AKlP  sesuai dengan keputusan  Kepala  Lernbaga Adrninistrasi  Negara  Nornor:  23911X/6/8/2003. Tahun 2010  ini merupakan  tahun pertama  RPJMN  2010-2014  dengan  sistern  anggaran DIPA.  Laporan  Akuntabilitas  Pusat  Penelitian  Bioteknologi  LIP1  ini  merupakan pencerminan  dari  seluruh  prograrnlkegiatan  yang  dilaksanakan  oleh  Puslit Bioteknologi  LIP1  pada  tahun  anggaran  2010,  yang  sebagian besar kegiatan penelitian yang dilakukan merupakan kegiatan peralihan atau  lanjutan dari RPJMN 2005-2009 dan program baru.

Unduh Lakip Bioteknologi

BIOTRENDSBioTrend. Majalah populer yang isinya menginformasikan perkembagan teknologi khususnya bidang bioteknologi baik berkaitan dengan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh para peneliti di Puslit Bioteknologi LIPI, maupun perkembangan bioteknologi yang ada di luar Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.

Majalah Biotrend ini di terbitkan oleh Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI sejak tahun 2005. Untuk informasi lebih lengkap Anda bisa memghubungi Sub Bagian Kerjasama dan Jasa, Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Jalan Raya Bogor KM 46, Cibinong 16911, telpon 021-8751527, 8754587, Fax.021-8754588. Untuk mengunduh majalah BioTrend dalam format PDF secara lengkap Anda bisa mendownloadnya di Majalah Biotrends

wartaMajalah Warta Biotek ini terbit sejak tahun 1986. Majalah ini menampung karya tulis staf peneliti Pusat Pebeitian Bioteknologi LIPI khususnya yang berkaitan dengan bidang bioteknologi. Warta Biotek ini saat ini sudah tidak terbit lagi, dan keberadaannya digantikan oleh majalah BioTrend. Isi maupun tujuannya juga sama, yaitu menampug karya tulis populer staf peneliti maupun non peneliti di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.

Karena Warta Biotek saat ini sudah tidak terbit lagi, apabila Anda memerlukan informasi atau karya tulis yang ada di majalah tersebut, Warta Biotek versi dijital bisa di akses melalui web atau bisa juga mendownlodnya di alamat Warta Biotek

annalesAnnales Bogorienses adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI dan merupakakan satu-satunya jurnal berbahasa inggris yang dimiliki oleh Pusat Pebelitian Bioteknologi LIPI. Jurnal ini terbit enam bulanan serkali yang secara umum berisi tulisan tentang biologi dengan penekanan di bidang bioteknologi, biologi molekuler dan biokimia.

Annales Bogoriense yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Bioteknologi- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak tahun 1992 (ISSN: 0517-8452). Untuk mengetahui dan memiliki terbitan Annasles Bogorienses dalam format PDF Anda dapat mendownloadnya di alamat Annales Bogoriense

media-biotekBerbeda dengan Warta Biotek yang isininya menampung karya tulis Staf Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, sedangkan Media Biotek merupakan media yang menginformasikan perkembangan baik yang berhubungan dengan penelitian, kunjungan, berita duka, dan lain-lain yang ada dilingkungan Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.

Media biotek ini sudah terbit sejak tahun 2010. Memang beberapa waktu lalu Media Biotek ini sudah tidak terbit lagi, namun karena minat dan keinginan para Staff Peneliti di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI untuk memiliki media informasi, maka Warna Biotek mulai tahun 2013 ini diterbitkan kembali. Untuk Media Biotek Anda bisa mendownloadnya di alamat ini Media Biotek

v-pills ankara escort bayan ankara escort escort bayan bayan escort eskort bayan bayan escort escort bayan bursa escort escort bursa