Pembibitan, Budidaya dan Pengembangan Varietas-Varietas Avokad Unggul dari Jawa Barat

alpukad

Tanaman avokad (Persea americana Mill.) yang termasuk dalam suku Lauraceae berasal dari dataran rendah dan dataran tinggi Amerika tropis. Pada abad ke-18 tanaman jenis ini diperkirakan masuk ke Indonesia. Buah avokad merupakan satu-satunya buah yang memiliki lemak sehat dan memiliki komposisi nutrisi termasuk protein dan energi yang tinggi. Avokad bisa dimanfaatkan sebagai buah segar ataupun diolah dalam berbagai masakan serta bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar kosmetik.


Buah avokad terutama di kota-kota besar di Indonesia dan kawasan sentra buahnya telah tersedia di pasaran dengan keragaman buah yang sangat tinggi. Di Indonesia, khususnya di Jawa Barat jenis ini belum ditanam dalam skala usaha tani yang besar dan biasanya hanya dijumpai di pekarangan-pekarangan rumah penduduk.

Eksplorasi, koleksi dan pendataan tanaman avokad di dataran rendah dan menengah Jawa Barat telah dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sejak tahun 2011, LIPI berhasil mengkoleksi sebanyak 184 nomor. Dari jumlah tersebut telah terseleksi 33 nomor aksesi avokad unggul berdasarkan kriteria kualitas buah dan kandungan nutrisi.

Periode pembungaan dan pembuahan dari aksesi-aksesi tersebut dipilih yang tersebar sepanjang tahun. Perbanyakan tanaman avokad telah dilakukan dengan cara sambung pucuk menggunakan batang atas varietas avokad terseleksi dan batang bawah bibit asal semai biji. Kegiatan ini bertujuan untuk pengembangan varietas-varietas berbuah unggul untuk ketersediaan sepanjang tahun. Penanaman sudah dilaksanakan di Kebun Penelitian Cibinong Science Center-Botanic Gardens (CSCBG)-LIPI pada tahun 2011, 2012 dan 2013 sebanyak 2970 bibit yang berasal dari 33 nomor aksesi. Hingga saat ini koleksi tanaman avokad unggul tersebut masih dipelihara dan upaya pembibitan varietas avokad unggul juga terus dilaksanakan. (Reni Lestari, Lazarus Agus Sukamto, Sri Wahyuni dan Winda Utami Putri)