KOLEKSI KUPU-KUPU LANGKA BIOVILLAGE

  • Print

KOLEKSI KUPU-KUPU LANGKA BIOVILLAGE  
Siapa yang tak kenal kupu-kupu. Serangga bersayap sisik beraneka ragam warna ini dulu bisa dengan mudah dijumpai di alam bebas terutama di lingkungan yang masih alami. Akan tetapi saat ini keberadaan kupu-kupu mulai jarang kita jumpai. Apalagi di daerah perkotaan. Perubahan kondisi lingkungan di daerah perkotaan sangat mengganggu daur hidup kupu-kupu yang bisa berujung pada kepunahan spesies.  Diketahui hingga saat ini tercatat lebih dari 600 spesies kupu-kupu yang mayoritas tersebar di pulau Jawa dan Bali.



Guna melestarikan spesies kupu-kupu, mulai 2016 program Biovillage  membangun taman kupu-kupu yang berada di Pusat Penelitian Biologi-LIPI.  Dalam taman kupu-kupu Biovillage telah dilakukan penangkaran 8 spesies kupu-kupu, yaitu Papilio polytes, P. memnon, P. demoleus, P. peranthus, Pachliopta aristolochiae, Troides helena, Cethosia hypsea, dan Acraea terpsicore. Kupu-kupu raja Troides helena merupakan salah satu spesies kupu-kupu yang dilindungi di Indonesia dan termasuk dalam Appendiks II CITES. Jumlah kupu-kupu yang dipelihara sampai akhir tahun 2016  hampir mencapai 1.800 ekor dengan tingkat keberhasilan 80%.

Di taman ini dapat dipelajari usaha budidaya dan penangkaran kupu-kupu bernilai guna. Dari sisi edukasi, fasilitas taman kupu-kupu dapat digunakan sebagai tempat pengamatan dan penelitian untuk mengetahui lebih rinci mengenai daur hidup dan perikehidupan berbagai spesies kupu-kupu. Dari sisi konservasi, pengetahuan mengenai kupu-kupu sangat penting untuk menjadi landasan berbagai kebijakan terkait status perlindungan kupu-kupu. Hingga akhirnya taman kupu-kupu ini diharapkan dapat menjadi etalase edukasi, konservasi, dan budidaya berkelanjutan.(Esti/HumasBiotek)