Print

Pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Produksi Jamur Tiram (Pleurotus sp.) dan Enzim Ligninase

Firda Dimawarnita, Urip Perwitasari (2017).

Jurnal Mikrologi Indonesia, Vol. 1 (2): 100-108.

tandanMemanfaatkan secara integratif dan simultan untuk menghasilkan produk bernilai ekonomis tinggi, antara lain jamur tiram (Pleurotus sp.) dan enzim ligninase (Li-P, Mn-P dan lakase). Sistem teknologi secara simultan menghasilkan jamur konsumsi dan enzim ligninolitik (enzim oksidatif) yang dapat dilakukan dengan sistem fermentasi substrat padat TKKS dengan jamur tiram yang merupakan kelompok jamur pelapuk putih/JPP. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan teknologi integratif pengolahan biomassa pertanian (TKKS) dari perkebunan kelapa sawit secara simultan, mengubah TKKS menjadi barang bernilai jual tinggi melalui produksi jamur tiram dan enzim ligninase. Tahap pertama dilakukan pertumbuhan jamur tiram (putih, kuning, dan pink) pada media TKKS. Pertumbuhan jamur konsumsi dilaksanakan di tempat budidaya jamur tiram milik petani di Cianjur. Kemudian setelah pemanenan jamur tiram, seluruh limbah baglog diekstrak dan dianalisis aktivitas enzim ligninolitiknya. Pertumbuhan jamur tiram pink di media TKKS memiliki Biological Efficiency Ratio (BER) sebesar 52,08%, jamur tiram kuning memiliki BER sebesar 41,67%, dan jamur tiram putih memiliki BER 47,92%. Aktivitas enzim ligninolitik yang di ektraksi dari limbah baglog pertumbuhan jamur tiram meliputi aktivitas enzim Lignin peroksidase (Li-P) sebesar 0,57 U/mL, Mangan peroksidase (Mn-P) sebesar 34,22 U/mL, dan lakase sebesar 0,04 U/mL.

Kata kunci: biomassa pertanian,enzim oksidatif,jamur konsumsi, limbah baglog

Katalog: http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3287&bid=15728

Disusun oleh: Ludya AB/Pustakawan

 

Print

Curcumin Analog Pentagamavunon-1 (PGV-1) Sensitizes Widr Cells to 5-Fluorouracil through Inhibition of NF-κB Activation

 Edy Meiyanto, Endah Puji Septisetyani, Yonika Arum Larasati, Masashi Kawaichi

 Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, Vol 19, Issue 1, January 2018: 49-56

curcuminCell cycle regulation and the NF-κB pathway in cancer cells are important in mediating resistance to 5-Fluorouracil (5-FU). Pentagamavunon-1 (PGV-1), a curcumin analog, is known to exhibit stronger growth inhibitory effects than curcumin itself in several cancer cells. In this study, we evaluated the potency of PGV-1 in combination with 5-FU in WiDr colon cancer cells. In MTT assays, PGV-1 did not only exhibit stronger growth inhibitory effects than both 5-FU and curcumin but also enhanced the cytotoxicity of 5-FU. Flow cytometry demonstrated that single treatments with PGV-1 and 5-FU resulted in different effects on cell cycle profiles. PGV-1 induced G2/M arrest while 5-FU caused S-phase arrest at low concentration (1 μM) and G1-phase arrest at high concentration (100 μM). Interestingly, the combination of 5-FU and PGV-1 enhanced cell accumulation in S-phase. Although a single treatment with either 5-FU or PGV-1 increased cyclin D1 at the protein level, the combination treatment resulted in significant suppression. In addition, PGV-1 inhibited activation of NF-κB and suppressed the expression of cyclooxygenase-2, an NF-κB downstream protein. In conclusion, PGV-1 increased the cytotoxic effect of 5-FU on WiDr cells through inhibition of NF-κB activation.

Keywords: Cell cycle, 5−fluorouracil, NF, κB, PGV−1, WiDr cells

Katalog : http://perpus.biotek.lipi.go.id/index.php?p=fstream&fid=3298&bid=15766

Disusun oleh: Ludya AB / Pustakawan

Print

Alk Positif Sebagai Penunjuk Pengobatan Terapi Target Pada Pasien Kanker Paru

AsepPemeriksaan mengenai perubahan karakteristik susunan gen(mutasi) pada sampel sel kanker pasien kanker paru telah masuk ke dalam panduan diagnosis pasien sebelum menjalani terapi pengobatan. Hal ini dilakukan agar pasien memperoleh jenis pengobatan yang tepat, sehingga dapat meningkatkan angka tahan hidup pasien. Jenis pengobatan berbasis terapi target dengan memanfaatkan informasi perubahan susunan gen secara spesifik /personalized medicine telah terbukti dapat meningkatkan angka tahan hidup pasien. Alur pemeriksaan, jenis penanda gen spesifik serta tindakan pengobatan yang akan diambil telah masuk dalam NCCN (National Comprehensive Cancer Network) guidelines pemeriksaan kanker paru. Guidelines ini diperbaharui secara berkala sesuai dengan perkembangan teknologi diagnosa serta pengobatan pasien, sehingga dapat digunakan sebagai pedoman setiap dokter/ klinisi kanker paru. Dalam guidelines tersebut disebutkan beberapa gen penanda yang menjadi target pemeriksaan pada pasien kanker paru yaitu mutasi gen EGFR (Ephidermal Growth Factor Receptor), ALK(Anaplastic Lymphoma Kinase) positif, ROS1(ROS Proto-oncogene 1) positif dan PDL-1 (Programmed death-ligand1) (Ettinger et al. 2017).

ALK positif masuk ke dalam guidelines pemeriksaan pasien kanker paru sejak tahun 2011, tujuh tahun setelah FDA menyetujui pengobatan menggunakan Gefitinib dan atau Erlotinib pada pasien yang positif mengalami mutasi gen EGFR. Selama kurun waktu tersebut NCCN guidelines Kanker Paru NSCLC (Non-Small Cell Lung Cancer) menjadikan identifikasi mutasi EGFR sebagai satu-satunya pemeriksaan genetik untuk pengobatan setelah pemeriksaan histologi. Dalam perkembangannya pemahaman mengenai adanya gen yang mengendalikan sel kanker paru sebagai target untuk pengobatan memunculkan penemuan penanda baru yang disebut ALK positif (Riely et al. 2011).

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI