• banner web 4a
  • banner web hut ri
Print

Pemanfaatan Bioteknologi dalam Upaya Pengembangan Kawasan IPSC

on .

ipscBogor-- Dalam upaya pengembangan kawasan IPSC Sentul, Pusbangkerma Bainstranas Kemhan mengundang Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI DR. Bambang Sunarko untuk memaparkan pemanfaatan Bioteknologi kepada para stake holder kawasan IPSC di Ruang Rapat Puspamhar Bainstranas Kemhan, Jl. Anyar Kawasan IPSC Sentul Bogor, Rabu (24/5).

Pada kesempatan tersebut, Kapuslit Bioteknologi-LIPI menyampaikan 4 tipe pengelolaan kawasan yang dapat dijadikan rujukan yaitu pengembangan kawasan “Ecology Park”, pengembangan kawasan kebun Plasma Nutfah, pengembangan kawasan Biovillge dan pengembangan kawasanan Techno Park.

Sementara itu, Bapak H. Jatnika Nanggamihardja selaku pemapar kedua menyampaikan bahwa pohon bambu mempunyai keunggulan lingkungan, diantaranya adalah bambu sebagai tanaman penyimpan air terbaik.

Dalam kesimpulannya, Kabidkerma Pusbangkerma Bainstranas Kolonel Pas Embu Agapitus menekankan pentingnya air pada masa mendatang kerena air kedepan diprediksi akan menjadi sumber konflik baru. Untuk itu, dengan adanya bambu maka persediaan air akan semakin banyak.(IA/ES)

 

sumber: https://www.kemhan.go.id/bainstranas/2017/05/29/pemanfaatan-bioteknologi-dalam-upaya-pengembangan-kawasan-ipsc.html

Print

Gas Pembunuh itu Bernama Sarin

on .

Gas Pembunuh itu Bernama Sarin

Seorang petugas sipil bernafas melalui botol oksigen, setelah dugaan serangan gas di kota Khan Sheikhoun di kota yang dikuasai pemberontak Idlib, Suriah, Selasa (4/4). ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Abdullah

09 April, 2017 dibaca normal 3:30 menit
  • Senyawa kimia berbahaya seperti sarin kerap dipakai untuk menyerang orang lain
  • Sarin menyebabkan penyempitan pupil mata, sesak napas, otot menegang, dan kontraksi saluran pencernaan
Gas-gas kimia berbahaya sering dijadikan senjata. Serangan gas terakhir yang terjadi adalah di Suriah, merenggut setidaknya 86 jiwa.
 

tirto.id - Bagi sejumlah manusia, menjadi Tuhan adalah sebuah ambisi. Proses pencapaiannya pun mau tidak mau diikuti dengan konsekuensi buas: melawan kemanusiaan itu sendiri. Aksi menjadi Tuhan itu dilakukan salah satunya oleh Shoko Asahara. Dalam bukunya, Asahara menyatakan dirinya adalah “Kristus” dan memaklumatkan bahwa Jepang sudah dicerahkan dan dianggap sebagai “anak domba Allah.” Ia menerangkan tentang ramalan kiamat—yang ia sebut sebagai Perang Dunia III—sebuah istilah yang ia ambil dari Kitab Wahyu 16:16, serta kemampuannya mentransfer kekuatan spiritual yang mampu menghapus dosa para pengikutnya.Tak puas dengan omong kosongnya, ia beserta pengikutnya membuktikan kesangaran mereka dengan berbondong-bondong membawa truk besar ke dekat rumah seorang hakim. Truk ini berisi alat pembeku yang mampu melepaskan sarin ke sekelilingnya. Aksi ini adalah perlawanan atas gugatan sengketa real-estate yang mereka anggap sebagai perbuatan melawan Kristus. Setelah aksi pertama, mereka kemudian melepaskan gas sarin di kereta bawah tanah Tokyo. Serangan ini menewaskan 12 orang, melukai 50 orang, dan setidaknya ada 5000 orang lain mengalami masalah penglihatan.Asahara dan pengikutnya tergabung dalam sebuah sekte kontroversial di Jepang yang dikenal sebagai Aum Shinrikyo.Tragedi tersebut dituliskan kembali oleh Haruki Murakami dalam buku Underground: The Tokyo Gas Attack and the Japanese Psyche, dua tahun setelahnya. Dalam bukunya, Murakami mengkritik pemerintah Jepang yang terlalu berfokus pada para penyerang dan mengabaikan kehidupan korban serangan gas sarin.  Murakami mewawancarai 60 korban serangan dan 8 anggota sekte Aum Shinrikyo.

Print

Menjaga Api Kebangkitan Sains

on .

 
28 Oktober 2016. Delapan puluh delapan tahun lalu, 17 tahun sebelum Indonesia merdeka, puluhan pemuda mengikrarkan Sumpah Pemuda di Jakarta. Mereka membangun kesadaran "berbeda tetapi satu", yang ampuh mengawal perjalanan bangsa yang merdeka kemudian. Kini, meneropong masa depan, para peneliti berprestasi percaya kebangkitan bangsa, di antaranya melalui sains.

Tengoklah betapa banyak pelajar meraih pencapaian terbaik dalam kompetisi internasional. Mereka menjadi kampiun.

Sebagian di antara mereka kini duduk di kampus-kampus terbaik di sejumlah negara maju. Ada juga yang menjadi peneliti, termasuk di Lembah Silikon, AS, "gudang" industri berbasis teknologi, seperti komputer dan semikonduktor.

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker

Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI